Panduan Referensi Ke Puncak Pulau Mandeh Tempat Wisata Padang Sumatera Barat

Pulau Mandeh menjadi salah satu bukti bahwasanya kota Padang masih menyimpang banyak pesona bagi para pelancongnya. Seakan belum ada habisnya tempat wisata di Padang menyuguhkan potensi wisata yang mengagumkan. Pulau Mandeh memiliki panorama alam yang tak perlu diragukan lagi, terdiri dari laut, teluk, hutan mangrove, pantai hingga gugusan kepulauan. Sehingga membuat Pulau Mandeh cukup populer menjadi salah satu destinasi wisata terfavorit.

Wisata Pulau Mandeh menawarkan pengalaman berlibur yang takkan terlupakan. Memiliki bentang alam mempesona dan suasana pulau yang begitu tenang, sangat cocok bagi kamu yang ingin mencari tempat pelarian untuk menghilangkan penat dari segala rutinitas sehari-hari. Dengan suasana pantai yang begitu asri dan alami menjadikan pulau ini sangat cocok untuk merefresh pikiran agar kembali bersemangat. Setiap tahunnya prosentase wisatawan yang datang mengunjungi Pulau Mandeh selalu meningkat, terlebih bila waktu libur datang. Tercatat tak hanya masyarakat kota Padang saja, namun banyak pula wisatawan dari luar Pulau Sumatera seperti Jakarta dan sekitarnya. Tak salah memang jika menjadikan Pulau Mandeh sebagai salah satu destinasi tempat wisata di Sumatera Barat yang wajib untuk dikunjungi.

Jika beberapa waktu lalu saya telah mengulas perihal Pulau Cubadak, maka kali ini masih mencoba mengangkat potensi wisata lainnya yang berada di Ranah Minang. Pulau Mandeh memiliki jarak sekitar 56 Km dari pusat kota Padang, menjadikaannya cukup mudah diakses bagi para wisatawan. Bagi kamu yang ingin mengunjungi pulau cantik ini, ada baiknya membaca panduannya terlebih dahulu artikel kali ini.

Dalam kesempatan kali ini saya akan memaparkan secara detail perihal panduan referensi ke Puncak Pulau Mandeh tempat wisata Padang Sumatera Barat. Semoga informasinya dapat membantu dan berguna bagi kamu ataupun para pembaca budiman lainnya dimanapun anda berada.

pulau mandeh2
view kawasan Mandeh dari atas Puncak Mandeh

Lokasi Pulau Mandeh terletak tak jauh dari Pulau Cubadak atau tepatnya di Kecamatan koto XI, Tarusan, Pesisir Selatan. Pada kawasan Mandeh memiliki luas sekitar 8000 hektare, meliputi 7 perkampungan yang terdapat di 3 gugusan pulau-pulau kecil nan indah seperti Pulau Traju, Pulau Setan Besar dan Pulau Setan Kecil. Tau kah kamu, mengapa dinamakan Pulau Mandeh? ya, sebenarnya nama "Mandeh" diambil dari sebuah nama perkampungan yang berada dikawasan ini. Dimana Kampung Mandeh terletak di tengah Teluk Carocok Tarusan, dikarenakan berada di tengah sebuah teluk secara otomatis membuatnya terlindung dari arus gembong dan kencangnya angin dari Samudera Hindia. Pada Teluk Carocok terdapat juga beberapa gugusan pulau sekitar seperti Pulau Sinjorong Besar dan Kecil, Pulau Sirandah, Pulau Cingkuak dan masih banyak lagi. Kemudian dibagian utara Pulau Mandeh terdapat pula beberapa nama pulau yang cukup populer seperti contohnya Pulau Bintangor, Pulau Marak, Pulau Ular, Pulau Pagang, Pulau Pamutusan, Pulau Pasumpahan, Pulau Sikuai serta masih banyak lagi pulau-pulau kecil lainnya. Terhamparan gugusan pulau-pulau yang berada di kawasan Pulau Mandeh, membuat kawasan ini disebut pula dengan "Raja Ampat Sumatera Barat". 

Mengingat banyaknya gugusan pulau sekitar yang rasanya tak mungkin untuk mengunjungi kesemua pulau-pulau tersebut. Dimana mungkin membutuhkan waktu sekurang-kurangnya yakni satu minggu. Namun bagi kamu yang tak mempunyai waktu liburan yang panjang, ada cara yang tepat untuk menikmati semua panorama alam yang indah dari gugusan pulau-pulau tersebut, yakni dengan cara mendaki ke bukit Pulau Mandeh. Dimana dari atas Puncak Mandeh Tarusan kamu dapat melihat view dari pulau-pulau sekitar. Birunya laut dan pulau-pulau hijau terasa begitu menyejukkan mata dan juga hati, ditambah semilir angin laut yang kian membuat terbius akan suasana syahdu kala berada di Puncak Mandeh. Terlebih bilamana saat moment sunset datang, saya rasa sangat tepat bilamana diabadikan dalam bentuk foto, pastinya akan indah.

Bagi kamu yang hobi dengan snorkeling ataupun diving, maka dengan mengunjungi Pulau Mandeh itu merupakan keputusan yang tepat. Pasalnya Pulau Mandeh akan dicanangkan sebagai Kawasan Taman Nasional Laut Mandeh. Secara otomatis tak perlu khawatir dengan keadaan ekosistem bawah lautnya, pasalnya dalam kawasan terumbu karang sekitar 70,32 Hektare tersimpan beragam terumbu karang dan biota laut yang melimpah. Sehingga kamu pun dapat puas bersnorkeling ria di sekitar perairan dari gugusan pulau-pulau disekitar. Selain itu, bagi kamu yang gemar akan diving, tak perlu ragu, dimana terdapat beberapa spot diving terbaik tersebar dalam perairannya, seperti contohnya Spot Diving Kapal Karam atau Shipwreck terbaik di Indonesia pada kedalaman 20-25 meter dibawah permukaan laut. Dimana menurut sejarah, kapal karam tersebut adalah salah satu kapal kargo milik Belanda yang bernama MV Boelongan, yang di bom oleh tentara Jepang pada tahun 1942. Menariknya spot diving ini telah difilmkan oleh Dinas Kelautan guna mempromosikan potensi alam bawah laut Pulau Mandeh.

Melihat segala potensi alam yang berada di Pulau Mandeh, membuat Pemprov dan Dinas Pariwisata setempat bertekad untuk dapat mempromosikan Pulau Mandeh baik secara domestik hingga mancanegara. Sehingga kelak akan terciptanya sebuah kawasan wisata yang bertaraf internasional, namun bukan halnya semudah membalikkan tangan, demi mewujudkan mimpi tersebut dibutuhkan usaha yang maksimal, perbaikan disegala sektor dirasakan menjadi titik awal yang sangat penting. Bahkan sebagai cerminan keseriusan Pemerintah untuk memajukan Pariwisata Pulau mandeh, Presiden Joko Widodo pernah melakukan peninjauan langsung dan melalui Menteri Pariwisata yang menjabat kala 2015 silam lalu menuturkan, perihal jarak kawasan wisata Pulau Mandeh dengan pusat kota Padang sekitar 56 Km yang ditempuh dengan lama perjalanan sekitar 2-3 jam, dimana nantinya Pemerintah menargetkan selama 3 tahun lagi (terhitung sejak 2015) akan selesai sebuah jalan lingkar yang menghubungkan Mandeh dengan  Padang, bilamana jalan tersebut telah selesai maka akan dapat memangkas lama perjalanan menjadi sekitar 45 menit saja. Ya, demi kebaikan bersama mari kita harapkan agar semua itu cepat terealisasikan dan bukan hanya menjadi sebuah wacana belaka.

Perihal bermalam atau menginap di Pulau Mandeh, tak perlu khawatir dimana sudah tersedia berbagai type hotel hingga homestay yang dapat kamu gunakan. Ingin mencoba sensai yang berbeda kamu dapat mencoba berkemah di Pulau Setan, pastinya akan membuat pengalaman tersendiri kala berlibur di kawasan wisata Mandeh. Bagi kamu yang ingin mengunjungi Pulau Mandeh, dari domisili kamu saat ini kamu dapat menuju kota Padang terlebih dahulu. Bilamana kamu berada di luar Pulau Sumatera, kamu dapat terbang menuju Bandara Internasional Minangkabau, Padang. Kemudian kamu dapat mengikuti beberapa opsi rute jalan ke Pulau Mandeh sebagai berikut, 

*Jalur Darat
  • Pertama kamu dapat menggunakan jalur darat dengan menyewa mobil disekitar Bandara dengan biaya yang bervariatif, biasanya mereka menawarkan sekitar Rp. 500.000/hari (include supir, belum bensin). Kemudian kamu dapat langsung menuju Kawasan Mandeh dengan mengikuti petunjuk jalan yang sudah banyak tersedia.
  • Kemudian bila kamu ingin backpacker, dari Bandara kamu dapat menggunakan Damri atau Bis antar kota untuk menuju kota Padang. Pasalnya Bandara terletak di Pariaman, sehingga kamu membutuhkan transportasi lagi untuk menuju Padang, tepatnya kearah Pasar Raya Padang. Bagi kamu yang menggunakan Damri atau bis biasanya akan dikenakan tarif sekitar Rp. 25.000/orang. 
  • Setibanya di Pasar Raya Padang, kamu kembali melanjutkan perjalanan menuju Pasar Tarusan. Bagi kamu yang backpacker kamu diharuskan mengganti kendaraan dengan mobil travel menuju Pasar Tarusan dengan biaya sekitar Rp. 20.000/orang. 
  • Setelah itu kamu dapat menggunakan tiga opsi jalan, pertama kamu dapat mengarahkan kendaraan menuju Pelabuhan Carocok, bagi kamu yang backpacker kamu dapat menggunakan becak motor (bentor) dengan biaya sekitar Rp. 5000/orang. Sesampainya di Pelabuhan Carocok, bagi kmau yang ingin menyebrang ke pulau, dapat menyewa speedboat ataupun perahu tradisional. Untuk opsi kedua, kamu dapa menggunakan jalur Bungus-Sungai Pinang-Sungai Nyalo. Kemudian yang ketiga, kamu dapat melewati Carocok lalu menyusuri pantai dan perbukitan sepanjang 12.5 meter.
*Jalur Laut
  • Untuk jalur laut, dari Bandara kamu dapat langsung menuju Pelabuhan Teluk Bayur, Pelabuhan Teluk Bungus atau Pelabuhan Muaro Padang. Dari ketiga opsi pelabuhan tersebut, kamu dapat menyewa speedboat dengan biaya yang bervariatif sesuai dengan keadaan kapal yang akan digunakan.
  • Bila kamu menyebrang via Pelabuhan Teluk Bayur bisa menggunakan speedboat. Kemudian bila dari Pelabuhan Muaro Padang bisa menggunakan kapal wisata Bintang Mandeh dengan biaya sekitar Rp. 300.000.
Untuk akomodasi yang dapat digunakan selama berada di kawasan Pulau Mandeh, rasanya tak perlu bingung. Dimana banyak terdapat dermaga sederhana yang dibuat oleh para masyarakat sekitar dan mereka pun sering kali menawarkan pada setiap wisatawan untuk menggunakan perahu miliknya untuk mengantarkan kamu berkeliling. Perihal biayanya dapat disesuaikan dengan kondisi kapal dan durasi menyewa kapal tersebut. Secara umum biasanya untuk menyewa kamu dapat memilih ingin satu kali jalan atau smenyewa selama satu hari penuh dengan harga yang dipatok berkisar antara Rp. 500.000-Rp. 600.000/hari. Kemudian tak sedikit pula para masyarakat sekitar yang sediakan banyak pilihan paket wisata Pulau Mandeh dengan harga murah yang dapat kamu gunakan. Ada baiknya memang bilamana kamu tak ingin repot, kamu dapat menggunakan jasa mereka.

Mengingat begitu tingginya animo para wisatawan yang datang ingin berlilbur di Pulau Mandeh, membuat dewasa ini, selain dari para warga sekitar telah banyak pula para agent travel yang memberikan pilihan paket liburan di Pulau Mandeh. Mulai dari paket One Day Trip maupun hingga  wisata sailling yakni mengunjungi beberapa pulau dan bermalam di atas perahu. Semua itu dapat disesuaikan dengan ingin seperti apa liburan kamu kali ini. Melihat segala keindahan yang tercermin dalam alam Ranah Minang melalui Kepulauan Mandeh, rasanya kita harus berbangga hati dan ikut menjaga serta melestarikan alamnya. Semakin merawat, semakin bermanfaat.

*Tips
  • Sebelum menyewa mobil, kamu diharuskan keluar terlebih dahulu dari kawasan Bandara, karena bilamana menyewa dalam kawasan Bandara, pasalnya kamu akan menggunakan taksi plat hitam dan otomatis biayanya akan berbeda (tergantung kesepakatan).
  • Gunakan smartphone sebagai panduan pegangan dalam perjalanan menuju kawasan Pulau Mandeh.
  • Bila kamu ingin menyewa perahu di kawasan Pulau Mandeh, dapat disesuaikan dengan jam kedatangan kamu. Contoh bila kamu datang disiang hari, kamu dapat menawar harga sewa perahu dengan lebih murah pasalnya waktu yang digunakan menjadi singkat.
  • Usahakan datang dalam jumlah rombongan, namun bilamana kamu datang dalam jumlah sedikit, kamu dapat bergabung dengan pengunjung lainnya agar dapat berbagi besarnya biaya menyewa kapal. Dimana untuk kapal wisata yang digunakan di Pulau Mandeh umumnya dapat digunakan hingga kapasitas 20 orang.
Berdiri di atas Puncak Mandeh mengamati panorama alam sekitar yang mengagumkan, seakan membuat bibir ini terkunci dan hati bergetar melihat kebesaran dari Tuhan Maha Pencipta. Cukup aneh memang melihat begitu banyak orang yang tak sadar kan hal tersebut, meskipun memiliki mata yang melihat. Kemudian bila berbicara tentang kehidupan yang terkadang dirasakan berat sungguh menyiksa hati. Mengutip perkataan dari seorang pahlawan wanita R.A. Kartini "Tiada awan dilangit yang tetap selamanya. Tiada mungkin akan terus-menerus terang cuaca. Sehabis malam gelap gulita lahirlah pagi yang membawa keindahan. Kehidupan manusia serupa dengan alam". Dari perkataan beliau dapat dipetik sebuah hikmah, namun tak akan saya mengatakannya, tentulah kamu mengerti bukan akan maknanya? sekarang cobalah katakan dalam hati, agar kelak terus teringat.

Kamu dapat membaca pula tentang Pulau Nihiwatu Sumba Barat dan Pulau Banyak Aceh



Demikianlah ulasan saya kali ini perihal panduan referensi ke Puncak Pulau Mandeh tempat wisata Padang Sumatera Barat. Semoga segala informasinya dapat diterima dan dijadikan sebagai sumber referensi tambahan bagi kamu ataupun para pembaca budiman sekalian.